PM Thailand Phumtham Adukan Kamboja Langgar Gencatan Senjata Besar-besaran

Anton Suhartono
Thailand mengadukan pelanggaran gencatan senjata besar-besaran oleh Kamboja (Foto: Handout)

BANGKOK, iNews.id - Thailand mengadukan pelanggaran gencatan senjata besar-besaran oleh Kamboja kepada para mediator perundingan damai, Malaysia, China, dan Amerika Serikat (AS).

Penjabat Perdana Menteri Thailand Phumtham Wechayachai mengatakan pasukan Kamboja melanggar gencatan senjata secara sistematis. Thailand dan Kamboja, diwakili Phumtham dan Perdana Menteri Kamboja Hun Manet, menyepakati gencatan senjata dalam perundingan yang dipimpin PM Malaysia Anwar Ibrahim di Putrajaya, Senin (28/7/2025).

"Kami telah melaporkan hal ini kepada negara-negara yang menyaksikan perjanjian kemarin dengan Kamboja-Malaysia, sebagai ketua ASEAN, Amerika Serikat, dan China," ujar Phumtham, seperti dikutip dari Sputnik, Selasa (29/7/2025).

Dia juga mendesak warga Thailand di perbatasan yang sedang dievakuasi, tidak kembali ke rumah sampai ada pemberitahuan dari pihak berwenang.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Kamboja membantah telah melanggar perjanjian gencatan senjata.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Israel-Lebanon Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata 45 Hari

Internasional
4 hari lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Nasional
6 hari lalu

1 WNI Sindikat Judol Internasional di Hayam Wuruk Pernah Kerja di Kamboja

Internasional
8 hari lalu

Breaking News: Trump Umumkan Gencatan Senjata Rusia-Ukraina 3 Hari

Internasional
9 hari lalu

AS-Iran Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Tetap Berlaku!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal