Polisi Serang Markas Besar Militer Haiti, 2 Tentara Tewas dan Belasan Luka

Anton Suhartono
Polisi Haiti menyerang markas besar militer di Port au Prince menyebabkan dua tentara tewas (Foto: AFP)

Lessage tak menyebutkan berapa banyak orang berada di markas militer yang berada di dekat istana kepresidenan itu saat serangan berlangsung.

Penyerangan ini dipicu tuntutan kondisi kerja lebih baik. Tuntutan ini sudah diminta oleh kepolisian selama berbulan-bulan, termasuk hak membentuk serikat serta memastikan keterbukaan dalam pembicaraan di hierarki institusi penegak hukum itu.

Pada Sabtu (22/2/2020), Presiden Jovenel Moise mengumumkan langkah-langkah untuk meredakan krisis, termasuk mencairkan dana kompensasi bagi keluarga polisi yang meninggal dalam menjalankan tugas serta asuransi.

Haiti mengalami lonjakan kasus kriminal sejak awal 2020, seperti penculikan bermodus uang tebusan serta perang antarageng. Polisi dituntut bekerja ekstra untuk menangani kasus-kasus kriminal tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sempat Memanas, Massa Mahasiswa yang Demo di Jalan Sudirman Bubarkan Diri

57 tahun lalu

Mahasiswa UBK Gelar Demo di Kawasan Medan Merdeka Selatan, Sempat Dicegat Polisi 

57 tahun lalu

Demo Mahasiswa di DPR Diwarnai Aksi Dorong-dorongan dengan Polisi

57 tahun lalu

Polisi Identifikasi 2 Pelaku Percobaan Penculikan Kakek 70 Tahun di PIK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal