Polisi Singapura Panggil Pendeta AS Terkait Pernyataan Anti-Muslim

Anton Suhartono
Lou Engle (Foto: Facebook)

SINGAPURA, iNews.id - Kepolisian Singapura meminta pendeta asal Amerika Serikat (AS), Lou Engle, untuk datang memenuhi panggilan terkait pernyataan anti-Muslim yang disampaikannya saat mengisi acara Kingdom Invasion Conference 2018 pada 25 Maret lalu di negara itu. Engle meninggalkan Singapura tak lama setelah acara.

"Polisi sudah memintanya kembali ke Singapura untuk diwawancarai," demikian pernyataan Kepolisian Singapura, dikutip dari The Straits Times, Kamis (5/4/2018).

Sejauh ini kepolisian belum mendapat respons dari Engle, apakah akan memenuhi panggilan itu atau tidak.

Berdasarkan laporan sebuah media online, Engle mengatakan di acara yang digelar oleh Cornerstone Community Church itu bahwa umat Islam telah mengambil alih seluruh selatan Spanyol. Karena itu dia akan membangkitkan kembali seluruh gereja di Spanyol untuk membendung pergerakan Muslim modern di sana.

Setelah muncul laporan tersebut, Kementerian Dalam Negeri Singapura (MHA) menyatakan sedang menyelidiki insiden tersebut dan akan mengambil tindakan tegas jika ditemukan bahwa pernyataan Engle berpotensi merusak kerukunan beragama di Singapura.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Pandji Pragiwaksono Akui Paham Keresahan Umat Islam terkait Mens Rea: Saya Jadikan Catatan

Nasional
3 hari lalu

Novel Bamukmin Siap Cabut Laporan terhadap Pandji soal Mens Rea: Syaratnya Tobat!

Megapolitan
5 hari lalu

Jakarta Jadi Kota Teraman Nomor 2 se-ASEAN, Ungguli Bangkok dan Manila

Nasional
24 hari lalu

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia di Singapura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal