Polisi Singapura Panggil Pendeta AS Terkait Pernyataan Anti-Muslim

Anton Suhartono
Lou Engle (Foto: Facebook)

Pada Rabu 4 April malam, pastor senior Yang Tuck Yoong bertemu dengan ulama Mohammad Fatris Bakaran dan para pemimpin komunitas Muslim Singapura di Singapore Islamic Hub. Dia menyatakan permintaan maaf atas pernyataan Engle tersebut.

Dia menegaskan, Engle tak akan diundang lagi di kemudian waktu. Yang juga tak mengetahui bahwa Engle pernah menyampaikan pernyataan kontroversial sebelumnya.

Pada 2011, Engle menggelar kegiatan selama 24 jam nonstop di Detroit, di mana lebih dari 20.000 jemaat yang hadir saat itu mendoakan agar umat Islam masuk Kristen. Setahun sebelumnya, dia menyampaikan dukungan disahkannya RUU di Uganda yang menghukum homoseksual dengan penjara atau dibunuh.

"Saat kami mengundang dia, kami berharap dia mengajarkan doa dan puasa. Kami tak tahu dia pernah mengeluarkan pernyataan itu, karena (pernyataan) itu dibuat sudah lama," kata Yang.

Terkait insiden ini, Yang mengaku sudah menghubungi Engle pada Jumat pekan lalu. Dia mengatakan bahwa pernyataannya menimbulkan banyak masalah di sini dan tidak akan diundang ke Singapura lagi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Gempa M7,1 Guncang Sabah Malaysia, Warga Singapura Panik

Nasional
6 hari lalu

Kasus Dugaan Gratifikasi WN Singapura, KPK bakal Sampaikan Hasil Telaah

Internasional
8 hari lalu

Singapura Umumkan Puasa Ramadan Mulai Kamis 19 Februari 

Internasional
9 hari lalu

Bocah WNI Tewas Ditabrak di Singapura: Pelaku Bebas, Ibu Korban Masih Dirawat Intensif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal