Pompeo ke Raja Salman: Perlu Penyelidikan Transparan soal Khashoggi

Nathania Riris Michico
Menlu AS Mike Pompeo (kiri) bertemu Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman di Riyadh, Arab Saudi, Selasa (16/10). (Foto: US State Department)

Khashoggi, pengkritik kerajaan dalam tulisan-tulisannya di harian The Washington Post, pindah ke AS tahun lalu karena khawatir akan penindasan yang dilakukan oleh pemerintah Saudi.

Kemlu AS menyatakan, Pompeo dikirim langsung ke Riyadh karena hal itu dianggap sangat penting oleh Presiden Trump. Pompeo awalnya bertemu dengan Raja Salman, kemudian bertemu dua kali dengan putra mahkota, termasuk makan malam dengannya.

"Kita adalah sekutu yang kuat sejak lama, dan kita sudah menghadapi tantangan bersama, dulu, sekarang, dan di masa depan," kata Pangeran Mohammed bin Salman, saat bertemu Pompeo.

"Itu jelas,” jawab Pompeo.

Saat memerintahkan Pompeo untuk terbang ke Riyadh, Trump mengatakan Raja Salman membantah keras laporan-laporan yang menyebut Jamal Khashoggi sengaja dibunuh di konsulat Saudi di Istanbul.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
27 hari lalu

Netizen Heboh! Trump Disambut Karpet Biru, bukan Merah di Turki

1 bulan lalu

Menlu Turki: Israel Biang Masalah Global!

1 bulan lalu

Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia

2 bulan lalu

Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal