Pos Keamanan Diserang, 27 Tentara Tewas dan 33 Lainnya Luka

Umaya Khusniah
27 tentara Mali tewas dan 33 lainnya terluka dalam serangan di sebuah pos keamanan. (Foto: Reuters)

“Angkatan bersenjata Mali tetap setia pada komitmen mereka untuk memulihkan perdamaian dan ketenangan di seluruh wilayah nasional. Pengorbanan terakhir yang dilakukan oleh putra-putra bangsa tidak akan sia-sia,” katanya.

Sejak 2012, Mali telah memerangi kekerasan yang diatur oleh gerilyawan di Mali utara dan tengah. Mereka menargetkan tentara dan warga sipil.

Bulan lalu, para pemimpin Eropa mengumumkan penarikan pasukan yang dikerahkan di Mali sebagai bagian dari misi kontraterorisme. Mereka merasa otoritas transisi Mali menghambat pergerakan pasukan asing.

Para prajurit membantu Mali dan Afrika Barat tetangga Sahel Burkina Faso dan Niger mengatasi pemberontakan yang terkait dengan kelompok teror al-Qaeda dan Daesh/ISIS yang telah menciptakan kekacauan di daerah tiga perbatasan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
6 hari lalu

3 WNI Jadi Korban Serangan Houthi di Yaman, 1 Dilaporkan Meninggal

8 hari lalu

Update Gempa Besar M7,4 di Kolombia: 20 Orang Tewas, Puluhan Bangunan Ambruk

9 hari lalu

Bus Bawa Tentara Adu Banteng, 22 Orang Tewas

15 hari lalu

Pemuda yang Hanyut di Kali BKB Grogol Ditemukan Tewas, 1,5 Km dari Titik Tenggelam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal