Posisi Indonesia terhadap Palestina Tak Akan Berubah Hanya Gara-Gara UEA dan Bahrain

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi hubungan Indonesia dan Palestina. (Foto: Setkab/Kemlu).

Kesepakatan UEA dan Bahrain untuk menjalin hubungan formal dengan Israel ditandatangani di Gedung Putih, Amerika Serikat, Selasa (15/9/2020) waktu setempat. Kesepakatan itu menjadikan UEA dan Bahrain sebagai negara Arab ketiga dan keempat yang mengambil langkah normalisasi hubungan sejak Israel menandatangani perjanjian serupa dengan Mesir pada 1979 dan Yordania pada 1994.

Sebagai tanda bahwa pertikaian kawasan pasti berlanjut ketika konflik Israel-Palestina tetap tak terpecahkan, para milisi Palestina menembakkan roket-roket dari Gaza ke arah Israel selama upacara penandatanganan.

Sementara, para pejabat UEA dan Bahrain berusaha meyakinkan kembali Palestina bahwa keduanya tidak sedang meninggalkan rakyat Palestina dan perjuangan mereka mendirikan negara di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Namun, para pemimpin Palestina tetap mengecam kesepakatan dua negara Arab itu—yang dianggap sebagai pengkhianatan terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Indonesia tidak menjalin hubungan diplomatik dengan Israel selama Palestina masih dijajah Israel, dan belum merdeka serta berdaulat penuh.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Bukan Netanyahu, Israel Kirim Menlu Gideon Saar ke Pertemuan Board of Peace

Internasional
9 jam lalu

Pasukan Israel Bersiap Bentrok dengan Warga Palestina Selama Ramadan, Siapkan Drone Gas Air Mata

Internasional
10 jam lalu

Israel Akan Batasi Umat Islam Beribadah di Masjid Al Aqsa Selama Ramadan

Nasional
21 jam lalu

Kemlu: Pasukan Indonesia ke Gaza Bukan untuk Misi Tempur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal