Posting di Twitter, Pria Ini Berharap PM Jepang Kishida Dibunuh Setelah Pemakaman Shinzo Abe

Anton Suhartono
Fumio Kishida (Foto: Reuters)

Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo mengetahui pesan itu setelah dikirim oleh seorang netizen yang melihatnya.

Dalam pemeriksaan dia mengakui tuduhan tersebut seraya menjelaskan motifnya, yakni tak setuju pemerintahan Kishida mengalokasikan dana besar untuk pemakaman Abe.

"Jika pemerintah bisa menggunakan uang dari para pembayar pajak untuk menggelar pemakaman kenegaraan (untuk Abe), mereka juga harus menggunakannya untuk penanganan anti-virus corona serta membantu orang miskin," kata polisi, mengutip pernyataan pelaku.

Opini publik terpecah soal dana yang dikeluarkan pemerintah untuk pemakaman kenegaraan Abe di Tokyo pada 27 September mendatang yang menghabiskan 250 juta yen atau sekitar Rp27 miliar. Jajak pendapat pada 10-11 Agustus oleh Kyodo News mengungkap, 56 persen responden tidak yakin dengan penjelasan Kishida soal pemakaman kenegaraan untuk Abe, sementara 42,5 persen mengatakan setuju.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Korban Tewas Banjir Jepang Jadi 9 Orang, Sebagian Terjebak di Mobil yang Tenggelam

4 hari lalu

Hujan Ekstrem Guyur Jepang, 8 Orang Tewas hingga Ribuan Penumpang Terjebak di Bandara

7 hari lalu

Saepul Pelaku Mutilasi Pria di Depok Ternyata Idap HIV, Sempat Donor Darah

10 hari lalu

Tak Sebut Nama AS, PM Jepang Takaichi: Cukup Negara Kami yang Dibom Atom!

10 hari lalu

Kelakuan Saepul usai Mutilasi Pria di Depok, Jual Motor dan HP Korban di Facebook

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal