Posting di Twitter, Pria Ini Berharap PM Jepang Kishida Dibunuh Setelah Pemakaman Shinzo Abe

Anton Suhartono
Fumio Kishida (Foto: Reuters)

TOKYO, iNews.id - Seorang pria asal Narashino, Prefektur Chiba, Jepang, mengancam pembunuhan terhadap Perdana Menteri Fumio Kishida. Pria 49 tahun yang tak disebutkan identitasnya itu mengunggah pesan berbahaya di akun Twitter, Kishida seharusnya dibunuh.

Menurut pelaku, Kishida seharusnya menjadi target pembunuhan selanjutnya setelah Shinzo Abe yang ditembak mati di Kota Nara pada awal Juli.

"Jika pemakaman kenegaraan (Abe) dilaksanakan, Kishida akan menjadi yang berikutnya," kata pria itu, dalam salah satu cuitan, seperti dilaporkan kembali Kyodo.

"Sudah waktunya untuk mulai membuat senjata rakitan sendiri," demikian cuitan berikutnya, merujuk pada senjata yang digunakan untuk menembak mati Abe.

Kepolisian sudah menangkap pria itu dan merujuknya ke kejaksaan pada Rabu seraya mendesak agar pelaku segera diproses. Pelaku segera diserahkan ke jaksa penuntut dengan alasan sumber daya kepolisian tidak perlu dihabiskan untuk menanggapi ancaman tidak berdasar seperti itu.

Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo mengetahui pesan itu setelah dikirim oleh seorang netizen yang melihatnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Nasional
5 hari lalu

Prabowo Undang PM Jepang Sanae Takaichi ke Indonesia: Kami akan Sambut Hangat

Nasional
5 hari lalu

Prabowo Ungkap Hasil Pertemuan dengan PM Jepang, Perkuat Kerja Sama Energi-Keamanan

Nasional
5 hari lalu

Prabowo ke PM Takaichi: Terima Kasih Undang Saya ke Jepang di Musim Bunga Sakura

Nasional
5 hari lalu

Bertemu PM Takaichi, Prabowo: RI-Jepang Upayakan Perdamaian Konflik Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal