Potensi AS Serang Iran, Australia Minta Keluarga Diplomat Tinggalkan Israel dan Lebanon Segera

Anton Suhartono
Australia menginstruksikan keluarga staf diplomatik di Israel dan Lebanon meninggalkan kedua negara tersebut (Foto: AP)

Meski demikian, Kedutaan Besar Australia di Tel Aviv maupun Beirut tetap beroperasi pada Rabu (25/2/2026).

Selain itu Deplu Australia juga merekomendasikan kepada anggota keluarga diplomat di Yordania, Qatar, dan Uni Emirat Arab (UEA), untuk pulang.

Presiden AS Donald Trump dalam Pidato Kenegaraan pada Selasa kembali mengancam Iran dengan serangan meski dia lebih menyukai penyelesaian diplomatik. Trump menegaskan tidak akan mengizinkan Iran membuat senjata nuklir.

AS meningkatkan kehadiran militer, menyiagakan kapal induk USS Abraham Lincoln dan USS Gerald R Ford ke wilayah tersebut, bersama pesawat dan pasukan tambahan yang ditempatkan di pangkalan-pangkalan udara termasuk Al Udeid di Qatar.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Lebanon Youssef Raggihas memperingatkan, infrastruktur di negaranya bisa menjadi sasaran jika permusuhan meningkat.

Israel terus menyerang Lebanon meski kesepakatan gencatan senjata yang diteken pada November 2024 dengan Hizbullah masih berlaku.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

3 hari lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

3 hari lalu

Ancaman Keras Iran: Jika Kami Tak Bisa Jual Minyak, Negara Lain Juga

4 hari lalu

California Resmi Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha Hari Libur Negara Bagian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal