“Ini bukan ‘serangan kecil’ yang berhasil menembus pertahanan,” katanya, merujuk pada pernyataan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth setelah serangan 1 Maret di Pelabuhan Shuaiba, Kuwait, yang menewaskan enam tentara AS.
“Kami tidak melindungi pangkalan-pangkalan ini. Kita hanya bisa menyaksikan mereka dihancurkan,” ujarnya.
Sementara itu, Inspektur Jenderal Departemen Pertahanan AS memperkirakan kerugian yang ditimbulkan perang dengan Iran mencapai 3,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp58 triliun.
Kerugian tersebut mencakup hampir 60 pesawat militer AS yang dilaporkan rusak maupun hancur.
Dalam laporan kepada Kongres, Inspektur Jenderal menyebut Komando Pusat AS telah melaporkan serangkaian serangan Iran terhadap pangkalan-pangkalan militer AS di Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Irak, Oman, dan Yordania sejak perang pecah pada 28 Februari.