Prancis Bakal Kirim Ratusan Kendaraan Lapis Baja Usang ke Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Kendaraan pengangkut personel lapis baja VAB berjejer di pabrik produksi kendaraan militer Arquus, salah satu unit Volvo AB, di Limoges, Prancis, 6 April 2023. (Foto: Reuters)

“Ukraina mempunyai kebutuhan mendesak akan pertahanan darat-udara yang lebih baik… Rusia mengintensifkan serangannya, khususnya terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil,” katanya.

Lecornu mengaku telah meminta Badan Pengadaan Pertahanan Pemerintah Prancis atau DGA (Direction Generale de l'Armement) untuk membuat proposal untuk mempercepat produksi rudal Aster.  Rudal itu sendiri diproduksi oleh perusahaan militer Eropa, MBDA.

Rudal Aster juga digunakan di Laut Merah, tempat kapal-kapal Prancis terlibat dalam operasi yang dipimpin AS untuk melawan serangan Houthi.

Bulan lalu, Macron mengungkapkan adanya kemungkinan negara-negara Eropa mengirimkan pasukan ke Ukraina. Namun, dia menggarisbawahi bahwa tidak ada kesepakatan di kalangan sekutu NATO soal itu. 

Moskow pun menanggapi pernyataan Macron tersebut dengan mengatakan bahwa pertempuran langsung antara pasukan Rusia dan NATO di Ukraina dapat berubah menjadi Perang Dunia III.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 hari lalu

Pesawat Pengebom Strategis Rusia Tu-95 Jatuh, 6 Kru Tewas

5 hari lalu

Rusia Kembali Bombardir Kiev, Pusat Data hingga Kantor Operator Seluler Terbesar Ukraina Jadi Sasaran 

7 hari lalu

Terungkap! Trump Desak Presiden Ukraina Zelensky Terbang ke Moskow Temui Putin, tapi Ditolak

10 hari lalu

Presiden Macron Ungkap Kondisi Dunia saat Ini: Seperti Kembali ke Hukum Rimba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal