Prancis Mulai Terapkan Jam Malam Covid-19 Sebulan, 20 Juta Warga Terdampak

Anton Suhartono
Prancis mulai menerapkan jam malam di Paris dan 8 kota besar untuk mencegah penyebaran Covid-19 (Foto: AFP)

PARIS, iNews.id - Prancis mulai memberlakukan jam malam di sebagian wilayah, Sabtu (17/10/2020), untuk mencegah penyebaran Covid-19. Jam malam ini berdampak pada sekitar 20 juta warga atau hampir sepertiga dari total populasi Prancis.

Jam malam diberlakukan mulai pukul 21.00 hingga 06.00 waktu setempat di wilayah Paris dan delapan kota besar lainnya.

Namun ada kelonggaran yang diberikan kepada masyarakat, seperti pekerja yang bertugas malam, menjalani perawatan medis, mengunjungi kerabat dengan kebutuhan tertentu, serta mengajak anjing berjalan-jalan.

Mereka yang tidak mematuhi jam malam akan didenda 135 euro atau sekitar Rp2,3 juta, sementara pelanggaran berulang bisa dikenakan denda hingga 3.750 euro atau sekitar Rp64 juta.

Sekitar 12.000 polisi dan petugas lain akan dikerahkan untuk menegakkan disiplin jam malam.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Pasien Seorang Dokter!

57 tahun lalu

Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!

57 tahun lalu

Breaking News: Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal