Prancis Mulai Terapkan Jam Malam Covid-19 Sebulan, 20 Juta Warga Terdampak

Anton Suhartono
Prancis mulai menerapkan jam malam di Paris dan 8 kota besar untuk mencegah penyebaran Covid-19 (Foto: AFP)

Penerapan jam malam dikritik para pelaku usaha yang mengandalkan pendapatan dengan beroperasi malam hari. Seorang pengelola restoran, Gerard, mengatakan, jam malam tak akan berpengaruh besar mencegah penularan Covid-19.

"Tutup pada pukul 21.00 tidak akan berpengaruh (pada wabah). Mereka tidak melakukannya dengan cara yang benar," kata manajer restoran Toulouse itu, dikutip dari AFP.

Sementara itu pemerintah bersikeras jam malam merupakan satu-satunya cara untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan di sisi lain menghindari lockdown.

Otoritas kesehatan Prancis pada Jumat mengonfirmasi penambahan harian lebih dari 25.000 kasus infeksi dengan 178 korban meninggal.

Jam malam akan berlangsung setidaknya 4 pekan, namun bisa diperpanjang jika wabah tidak mereda. Presiden Emmanuel Macron menyebut jam malam bisa berlaku hingga 1 Desember 2020.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Pasien Seorang Dokter!

57 tahun lalu

Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!

57 tahun lalu

Breaking News: Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal