Presiden Brasil Jair Bolsonaro Sebut Varian Omicron Dapat Akhiri Pandemi, Begini Reaksi WHO

Antara
Ahmad Islamy Jamil
Presiden Brasil, Jair Bolsonaro. (Foto: Reuters)

JENEWA, iNews.id – Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, belum lama ini mengklaim Covid varian omicron akan diterima kehadirannya dan bahkan dapat mengakhiri pandemi. Namun, pernyataan itu dibantah oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Meskipun tidak separah infeksi virus umumnya pada individu, tidak berarti omicron adalah penyakit ringan,” ujar Direktur Kedaruratan WHO, Mike Ryan, dalam konferensi pers di Jenewa, Swiss, Rabu (12/1/2022) 

Dia mengingatkan, saat ini ada banyak pasien Covid-19 di seluruh dunia yang tengah dirawat di rumah sakit. Sebagian dari mereka berada di ruang rawat intensif (ICU), dalam kondisi terengah-engah. 

“Ini jelas membuatnya menjadi sangat terang bahwa omicron bukanlah penyakit ringan,” kata Ryan.

“Ini adalah penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Ini adalah penyakit yang dapat dicegah dengan mengambil—dalam tingkat yang lebih tinggi—tindakan pencegahan pribadi yang mantap untuk menghindari infeksi dan mendapatkan vaksinasi,” tuturnya.

Menurut Ryan, banyak yang bisa dilakukan masyarakat untuk menangkal penyebaran virus corona varian omicron. Karenanya, ini bukan saatnya bagi orang-orang untuk menyerah.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Health
3 hari lalu

Gangguan Mental Hantui Warga Terdampak Perang AS-Israel Vs Iran, Ini Penyebabnya!

Nasional
3 hari lalu

Eks Pejabat WHO Bunyikan Alarm Darurat! Perang AS-Israel Vs Iran Picu Krisis Kesehatan Mental

Health
9 hari lalu

Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!

Health
17 hari lalu

12 Nama Calon Kuat Bos WHO Berikutnya, Menkes Budi Urutan Pertama!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal