Kematiannya juga menjadi pukulan bagi Prancis. Pasalnya, negara Eropa itu telah membangun operasi kontraterorisme di kawasan Sahel, termasuk di ibu kota Chad, N'Djamena.
Dalam operasi tersebut, Chad telah mengumumkan pengerahan 1.200 tentaranya pada Februari lalu, untuk menyokong 5.100 tentara Prancis di daerah itu.