Presiden Erdogan Usul Gencatan Senjata di Idlib, Putin Menolak

Anton Suhartono
Presiden Putin (kiri), Rouhani, dan Erdogan bertemu di Teheran membahas nasib Idlib, Suriah (Foto: AFP)

TEHERAN, iNews.id - Tiga kepala negara, yakni Presiden Iran Hassan Rouhani, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan Presiden Rusia Vladimir Putin, bertemu di Teheran, Jumat (7/9/2018), membahas nasib Idlib, Suriah.

Pasukan Suriah yang dibantu oleh Rusia dan Iran, bersiap menyerang Idlib secara besar-besaran. Idlib merupakan provinsi yang menjadi basis pertahanan terakhir bagi pemberontak. Namun serangan itu dikhawatirkan menimbulkan tragedi kemanusiaan karena banyak warga sipil di dalamnya.

Turki, yang juga sekutu Rusia dan Iran, berupaya mencari cara agar serangan ke Idlib dihentikan. Hal yang sama disuarakan Amerika Serikat dan Prancis yang khawatir dengan situasi di Idlib. Apalagi ada indikasi pasukan Suriah akan menggunakan senjata kimia. Bahkan, AS dan Prancis mengancam akan kembali menyerang Suriah jika penggunaan senjata kimia terbukti.

Dalam pertemuan itu, Erdogan mengajak Rusia dan Iran agar menyetujui gencatan senjata. Menurut dia, jika tercapai, maka gencatan senjata menjadi kemenangan dalam pertemuan itu.

Erdogan juga menegaskan, Turki yang akan mengalami dampak dari serangan itu karena gelombang pengungsi dalam jumlah besar akan masuk ke negaranya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
15 hari lalu

Silaturahmi Lebaran, Presiden Prabowo Telepon Erdogan hingga MBS

Internasional
16 hari lalu

Kode Keras! Putin Tegaskan Rusia Bersama Iran

Internasional
20 hari lalu

Iran Bantah Mojtaba Khamenei Luka Parah di Rusia

Buletin
21 hari lalu

Mojtaba Khamenei Dirawat di Rusia, Putin Diduga Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal