Presiden Filipina Duterte Berlakukan Lockdown Lagi, Tegaskan Pemerintah Tak Punya Uang

Anton Suhartono
Rodrigo Duterte (Foto: AFP)

Hal yang sama diberlakukan bagi tempat ibadah. Gereja telah mengumumkan akan menghentikan aktivitas peribadatan.

"Kami melakukan yang terbaik. Maaf, Manila," kata Duterte.

Namun Duterte menegaskan tak akan menerapkan penguncian ekstrem di Manila sebagaimana diberlakukan sebelumnya.

"Kami tidak punya uang lagi. Saya tidak bisa memberi makanan dan uang lagi kepada warga," ujarnya.

Duterte mencabut lockdown sebelumnya pada 1 Juni atau setelah 2 bulan sejak diberlakukan dengan tujuan membuka kembali aktivitas perekonomian. Perkantoran, pabrik, pusat perbelanjaan, restoran, serta tempat potong rambut dan salon kembali buka. Demikian halnya dengan kereta, bus, taksi, serta layanan transportasi online kembali beroperasi.

Baru-baru ini, pusat kebugaran, warung internet, klinik hewan peliharaan, dan bioskop drive-in, juga diizinkan dibuka kembali.

Namun sejak itu kasus virus corona terus melonjak.

Departemen Kesehatan Filipina pada Minggu mengonfirmasi rekor penambahan harian yakni 5.032 penderita Covid-19, menjadikan total kasus di negara itu menjadi 103.185 orang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
10 hari lalu

Kapal Feri Bawa 350 Orang Tenggelam, 15 Tewas Puluhan Hilang

Internasional
18 hari lalu

Gunung Sampah di TPA Longsor, Korban Tewas Jadi 35 Orang

Internasional
25 hari lalu

Gunung Sampah Longsor, Korban Tewas jadi 6 Orang 30 Lainnya Hilang

Internasional
27 hari lalu

Gunungan Sampah Longsor di Filipina, 2 Orang Tewas 36 Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal