Presiden Filipina Duterte Resmikan UU Otonomi Baru di Wilayah Muslim

Anton Suhartono
Presiden Duterte berfoto bersama para petinggi MILF saat peresmian UU otonomi baru di Mindanao (Foto: AFP)

"Semoga ini bermanfaat sebagai lintasan akhir untuk mencapai perdamaian sesungguhnya, stabilitas (dan) pemerintahan yang baik di wilayah muslim Mindanao. Mari kita bekerja sama untuk melanjutkan proses perbaikan dan rekonsiliasi," ujarnya, menambahkan.

Undang-undang itu menegakkan kembali perjanjian damai tahun 2014 yang rapuh. MILF berjanji menyerah dari usaha mereka mendapatkan kemerdekaan dan akan meletakkan senjata jika diberikan wewenang mengatur pemerintahan sendiri.

Perjanjian damai sebenarnya sudah diteken oleh pendahulu Duterte, Benigno Aquino. Namun saat itu Kongres menolak mengesahkan UU.

Umat Islam menganggap Mindanao sebagai tanah air leluhur mereka ketika pedagang Arab pertama kali tiba pada abad ke-13.

Pada 1996, kelompok lain, Front Pembebasan Nasional Moro (Moro National Liberation Front/MNLF), menandatangani perjanjian damai dengan pemerintah yang menciptakan wilayah otonomi muslim.
Namun MILF mencela kesepakatan itu dan menyebut mereka tetap gagal mewujudkan perdamaian dan pembangunan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

2 Pesawat Tempur Filipina Tabrakan di Udara, 4 Pilot Tewas

27 hari lalu

Mary Jane Diampuni Presiden Filipina, Komnas HAM: Contoh Nyata Negara Lindungi HAM

1 bulan lalu

Aneh! Mantan Napi Ini Sengaja Sandera Perempuan agar Bisa Kembali Masuk Penjara

1 bulan lalu

Ngeri! Siswa SMA Filipina Tembaki Teman di Sekolah Gabung Grup Penyuka Kekerasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal