Presiden Haiti Dibunuh, PM Inggris Boris Johnson Syok

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson. (Foto: Reuters)

Pada Februari lalu, Moise menyebut ada komplotan—yang melibatkan sejumlah pejabat lembaga penegak hukum Haiti—berusaha membahayakan dirinya. Lawan-lawan politik menuduh Moise otoriter, dan memimpin kekacauan ekonomi di negara termiskin di belahan bumi barat itu.

Moise pernah menyatakan bahwa dia akan menyerahkan kekuasaan kepada pemenang pemilu, tetapi tidak akan mundur sampai masa jabatannya berakhir pada 2022. Namun, klaim tersebut ditolak oleh kelompok oposisi dan menyatakan bahwa masa jabatan Moise harusnya berakhir sejak pengujung Januari lalu.

Pemerintahan Moise memutuskan hubungan dengan Caricom (organisasi kawasan negara-negara Karibia) karena menentang Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 hari lalu

Prancis dan Kanada Ikut Tekan Israel, Netanyahu Siapkan Balasan Diplomatik

5 hari lalu

Bukan Cuma Tutup Konsulat, Israel Usir Diplomat Inggris dari Tepi Barat dalam 7 Hari

6 hari lalu

Israel Tutup Paksa Konsulat Inggris di Yerusalem Timur, Usir Diplomat

7 hari lalu

Jaguar Land Rover bakal PHK 4.000 Karyawan dalam 2 Tahun, Ini Penyebabnya

12 hari lalu

Blak-blakan, Trump Senang Pangeran Harry dan Meghan Tinggalkan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal