Presiden Haiti Dibunuh, PM Inggris Boris Johnson Syok

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson. (Foto: Reuters)

LONDON, iNews.id – Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, mengaku syok atas pembunuhan Presiden Haiti, Jovenel Moise. Dia pun menyebut pembunuhan itu tindakan yang menjijikkan.

“Saya terkejut dan berduka atas kematian Presiden Moise,” kata Johnson, Rabu (7/7/2021), dikutip Reuters.

“Belasungkawa kami bersama keluarganya dan rakyat Haiti. (Pembunuhan) ini adalah tindakan yang menjijikkan dan saya menyerukan ketenangan untuk saat ini,” ucap PM Inggris itu.

Presiden Haiti Jovenel Moise ditembak mati oleh penyerang tak dikenal di kediaman pribadinya selepas tengah malam, tepatnya pukul 01.00 Rabu dini hari.

Sebelum kematian Moise, Haiti lebih dulu dilanda kekacauan politik. Presiden berusia 53 tahun itu sempat digoyang oleh isu kudeta.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

WNI Tewas Ditusuk Sesama WNI di Jepang, Polisi Ikut Terluka

57 tahun lalu

Pembunuhan Pedagang Cilok di Tangerang, 2 Pelaku Ditangkap Ayah dan Anak

57 tahun lalu

Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat

57 tahun lalu

Motif Mantan Istri Dalangi Pembunuhan WN Korsel di Tambun Bekasi, Dendam-Ingin Kuasai Harta

57 tahun lalu

Brutal! Pria Ini Tembak Mati 6 Anggota Keluarga, Bunuh Diri saat Akan Ditangkap Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal