Presiden Iran Rouhani Sebut AS Hadapi Isolasi Internasional soal Klaim Sepihak Sanksi PBB

Anton Suhartono
Hassan Rouhani (Foto: AFP)

Menurut Rouhani, selama ini ada kesan Dewan Keamanan PBB merupakan kekuatan AS, namun kali ini tidak berlaku.

Sanksi terhadap Iran dicabut setelah Iran, lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB (Inggris, China, Prancis, Rusia, dan AS), plus Jerman, meneken JCPOA. Saat itu AS berada di bawah kepemimpinan Barack Obama.

Namun Presiden Donald Trump menarik AS keluar dari JCPOA pada Mei 2018 dengan alasan kesepakatan yang dinegosiasikan oleh Obama itu tidak cukup, sehingga harus diperbarui.

AS bersikeras masih menjadi peserta JCPOA namun hanya untuk mengaktifkan opsi snapback, yang diumumkan pada 20 Agustus lalu.

Sejak keluar dari kesepakatan, AS memberlakukan sanksi terhadap Iran.

Hampir semua anggota Dewan Keamanan mempermasalahkan kemampuan AS untuk menerapkan putaran hukum tersebut. Namun badan PBB itu belum mengambil tindakan lebih jauh.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Iran Dapat Informasi AS Akan Menyerang Lagi, Siapkan Pembalasan Dahsyat

1 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai China Desak Iran Kendalikan Serangan Houthi

2 hari lalu

Heboh! Teknologi Jet Tempur Siluman F-35 AS Mungkin Bocor ke China, Komponen Hilang

3 hari lalu

Sepakati Kerja Sama dengan Denmark, Trump: AS Kendalikan Keamanan Greenland Selamanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal