Presiden Iran Sebut AS Hancurkan Perjanjian Nuklir: Brutal!

Anton Suhartono
Masoud Pezeshkian menyebut Amerika Serikat (AS) dan Israel menghancurkan tatanan non-proliferasi nuklir dengan menyerang negaranya (Foto: AP)

Oleh karena itu, Pezeshkian menegaskan tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap semua norma internasional dan merusak kredibilitas kerangka kerja nonproliferasi global yang dilakukan oleh negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB.

Parlemen Iran pada 25 Juni lalu mengesahkan RUU yang menghentikan kerja sama dengan IAEA. 

Menteri Luar Negeri (Menlu) Abbas Aragchi mengatakan, UU baru tersebut sebenarnya tidak menghentikan sepenuhnya kerja sama dengan badan pengawas nuklir PBB tersebut. Hanya saja, IAEA tidak diizinkan lagi melakukan inspeksi program nuklir Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, Kanada Protes

3 hari lalu

Trump Kirim Proposal Perjanjian Nuklir AS-Saudi ke Kongres, Syaratnya Harus Berdamai dengan Israel

3 hari lalu

Nah, AS Bersedia Batalkan Operasi Ekonomi terhadap Iran asal Selat Hormuz Dibuka Total

3 hari lalu

Pengadilan AS Larang Lelang 100 Lebih Benda Peninggalan Kapal Titanic, Kenapa?

3 hari lalu

Donald Trump Perintahkan Kibarkan Bendera AS Setengah Tiang untuk Hormati Dolly Parton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal