Presiden Iran: Suka Tidak Suka, Kita Harus Berurusan dengan Amerika

Anton Suhartono
Masoud Pezeshkian menegaskan negaranya tak bisa mengabaikan Amerika Serikat begitu saja (Foto: AP)

Iran secara resmi masih menjadi bagian dari kesepakatan tersebut, namun mengurangi komitmennya dengan melakukan pengayaan uranium di atas ambang batas yang ditentukan.

Juru bicara pemerintah Iran Fatemeh Mohajerani mengatakan pemerintahannya akan melakukan upaya apa pun demi mengamankan kepentingannya, termasuk jika harus bernegosiasi dengan Trump.

Meski demikian dia menegaskan, keputusan akhir untuk melakukan pembicaraan dengan AS berada di tangan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.

"Kampanye tekanan maksimum Trump telah gagal. Yang penting adalah tindakan, bukan kata-kata. Kami menyarankan Trump untuk mempertimbangkan lagi kegagalan kebijakan masa lalunya," kata Mohajerani.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
11 jam lalu

Video Baru Hizbullah: Rudal dan Drone Kamikaze Lumpuhkan Tank Merkava Israel

Internasional
13 jam lalu

AS Tuduh WHO Telat Deteksi Ebola di Kongo, Renggut 100 Nyawa Lebih

Internasional
14 jam lalu

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Uni Emirat Arab Diserang Drone, Iran: Pelakunya Israel

Internasional
14 jam lalu

Trump Klaim Hancurkan Kekuatan Militer Iran: AL dan AU Mereka Lenyap!

Internasional
15 jam lalu

Trump: Perang Lawan Iran Segera Berakhir!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal