Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Ditangkap Setelah Drama Pengepungan Berjam-jam 

Anton Suhartono
Presiden Korsel Yoon Suk Yeol ditangkap di rumahnya, Rabu (15/1) (Foto: AP)

Tujuannya untuk mencegah anggota parlemen masuk sehingga tidak bisa menggelar sidang untuk membatalkan status darurat militer tersebut. Namun status darurat militer akhirnya dibatalkan parlemen melalui sidang yang dihadiri hanya 190 dari total 300 anggota.

Yoon diperkirakan akan ditahan di Pusat Penahanan Seoul di Uiwang, dekat kantor CIO, setelah menjalani pemeriksaan.

Sementara itu dalam pesan video yang dirilis setelah penangkapannya, Yoon tetap menegaskan tidak bersalah. Dia mengatakan mengikuti petugas agar tidak terjadi pertumpaham darah.

"Meskipun ini adalah penyelidikan ilegal, saya memutuskan untuk setuju hadir di CIO untuk mencegah pertumpahan darah yang buruk." katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

KPU Klaim Gugatan Syarat Ijazah Gibran Masuk Ranah Pemakzulan, Ada Mekanisme Tersendiri

7 hari lalu

Denny Indrayana Sebut MK Berwenang Diskualifikasi Gibran Lewat Sengketa Pemilu

10 hari lalu

365 Ribu Orang Indonesia Liburan ke Korsel pada 2025, Ini yang Diburu!

12 hari lalu

Serang Iran Tanpa Izin Kongres, Menhan AS Pete Hegseth Dituduh Salah Gunakan Jabatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal