Presiden Kosovo Hashim Thaci Mundur terkait Sidang Kejahatan Perang di Belanda

Anton Suhartono
Hashim Thaci mengundurkan diri sebagai presiden Kosovo terkait kasus kejahatan perang (Foto: AFP)

"(Mereka) Dipindahkan ke fasilitas penahanan Kosovo Specialist Chambers (KSC) di Belanda dan akan tampil pertama kali di hadapan pengadilan di kemudian hari," bunyi pernyataan pengadilan.

Thaci berulang kali menegaskan tidak bersalah dalam perang yang menurut sebagian besar warga Kosovo dianggap sebagai perjuangan pembebasan melawan penindasan Serbia. Kosovo yang bersatus provinsi berupaya memisahkan diri dari Serbia.

Warga mayoritas etnis Albania di Kosovo sangat menderita selama konflik separatis 1998-1999 yang merenggut 13.000 nyawa. Perang berakhir setelah pegeboman NATO yang memaksa pasukan Serbia mundur dari Kosovo.

Pejabat militer dan kepolisian Serbia kemudian dihukum oleh pengadilan kejahatan perang internasional.

Namun para pemimpin KLA juga dituduh melakukan serangan balas dendam terhadap Serbia, Roma, serta rival etnis Albania selama dan setelah perang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

UEFA Selidiki Pemain Timnas Israel Ludahi Staf Pelatih Irlandia saat UEFA Nations League

24 hari lalu

PBB Ungkap Serangan Tanpa Pandang Bulu AS ke Sekolah di Iran, Bakal Tuntut Pertanggungjawaban

24 hari lalu

Tim Pencari Fakta PBB: AS Mungkin Lakukan Kejahatan Perang di Iran

1 bulan lalu

Ratko Mladic, Jenderal Kejam Pembantai Muslim Bosnia Meninggal di Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal