Presiden Macron Sebut Islam Sedang Krisis di Seluruh Dunia, Prancis Akan Perkuat Sekularisme

Anton Suhartono
Emmanuel Macron (Foto: AFP)

Langkah tersebut, lanjut Macron, ditujukan untuk mengatasi tumbuhnya radikalisasi Islam di Prancis serta meningkatkan kemampuan negara untuk menciptakan hidup bersama.

"Sekularisme merupakan semen dari persatuan Prancis," tuturnya, seraya menegaskan penolakan stigmatisasi terhadap semua muslim.

Konstitusi di Prancis memberikan keleluasaan kepada setiap warga untuk menganut agama apa pun, namun menunjukkan tampilan afiliasi keagamaan dalam kondisi apa pun tidak diizinkan, baik di sekolah maupun tempat umum.

Dia juga akan berusaha membebaskan Islam di Prancis dari pengaruh asing serta meningkatkan pengawasan terhadap pendanaan masjid.

Pernyataan ini disampaikan Macron sepekan setelah seorang pria menikam dua orang di luar bekas kantor tabloid Charlie Hebdo di Paris terkait penerbitan ulang kartun Nabi Muhammad SAW. Penerbitan ulang kartun Nabi Muhammad dilakukan seiring dimulainya sidang kasus penyerangan kantor redaksi Charlie Hebdo pada 7 Januari 2015 yang menewaskan 12 orang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

Belasan Ribu Polisi Prancis Demonstrasi, Tuntut Kenaikan Gaji

10 hari lalu

Prancis dan Kanada Ikut Tekan Israel, Netanyahu Siapkan Balasan Diplomatik

13 hari lalu

Geger! Karya Seni Rp151 Miliar Dicuri dari Museum Prancis

14 hari lalu

Thailand Deportasi Warga Prancis Cekcok dengan Turis Israel, Sempat Kibarkan Bendera Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal