Presiden Macron Sebut Islam Sedang Krisis di Seluruh Dunia, Prancis Akan Perkuat Sekularisme

Anton Suhartono
Emmanuel Macron (Foto: AFP)

PARIS, iNews.id - Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebut Islam saat ini sedang mengalami krisis di seluruh dunia. Dia menyinggung soal radikalisme.

Dalam pidatonya menyinggung radikalisme di Prancis, Jumat (2/10/2020), Macron mengatakan Islam sedang dalam kondisi krisis karena ekstrimisme kekerasan.

Oleh karena itu, lanjut Macron, pemerintahannya akan mengajukan rancangan undang-undang (RUU) yang bertujuan memperkuat sekularisme di Prancis serta melawan apa yang digambarkan sebagai separatisme Islam.

"Islam agama yang sedang mengalami krisis di seluruh dunia saat ini, kami tidak hanya melihat di negara ini," kata Macron, dikutip dari AFP.

Pemerintah akan mengajukan RUU pada Desember mendatang untuk memperkuat UU Tahun 1905 yang secara resmi memisahkan agama dengan negara.

Langkah tersebut, lanjut Macron, ditujukan untuk mengatasi tumbuhnya radikalisasi Islam di Prancis serta meningkatkan kemampuan negara untuk menciptakan hidup bersama.

"Sekularisme merupakan semen dari persatuan Prancis," tuturnya, seraya menegaskan penolakan stigmatisasi terhadap semua muslim.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Internasional
11 hari lalu

Australia Tolak Masuk Influencer Israel Penghina Islam

Internasional
14 hari lalu

Prancis Ungkap Alasan Tolak Undangan Trump Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Nasional
15 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Inggris, Swiss dan Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal