Presiden Macron Tegaskan Ingin Menangkan Ukraina, tapi Tak Mau Hancurkan Rusia

Anton Suhartono
Emmanuel Macron (Foto: Reuters)

Ini merupakan penekanan dari pernyataan sebelumnya bahwa para pemimpin Eropa harus selalu menghormati Rusia, baik pemerintah maupun rakyatnya. Menurut Macron, tidak akan ada perdamaian abadi jika Rusia tidak dilibatkan dalam pembicaraan.

Di lain pihak, Macron sepakat dengan para pemimpin negara G7 untuk terus membantu militer Ukraina selama dibutuhkan. Dia juga menepis rumor menyarankan Ukraina agar menukar wilayahnya demi berdamai dengan Rusia.

"Ukraina yang memutuskan apa syarat-syaratnya yang harus dipenuhi untuk berdamai,” katanya, sikap yang juga sama dengan Amerika Serikat (AS), Inggris, serta negara-negara NATO lainnya.

Sikap Macron yang memberi celah Rusia dikritik beberapa negara. Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki mengecam Macron karena tetap mengajak dialog Putin. Bahkan dia mengibaratkan Macron seolah mau bicara dengan pemimpin Nazi Jerman, Adolf Hitler.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
2 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
2 hari lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Internasional
3 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal