Presiden Maduro: AS Ikut Campur, Venezuela Bisa Dilanda Perang Sipil

Anton Suhartono
Polisi Venezuela bentrok dengan para pendukung Juan Guaido di Karakas (Foto: AFP)

KARAKAS, iNews.id - Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengkhawatirkan negaranya akan dilanda perang sipil, mengingat desakan yang kuat dari komunitas internasional agar dia meletakkan jabatan.

Pada Sabtu (1/2/2019), ratusan ribu pendukung Maduro dan dan Juan Guaido, tokoh oposisi yang memproklamirkan diri sebagai presiden sementara Venezuela, turun ke jalan dan saling berhadapan.

Dalam wawancara dengan program stasiun televisi Spanyol, Salvados, yang disiarkan Minggu (3/2/2019), Maduro mengatakan, sampai saat ini tak ada yang bisa menjawab apakah perang sipil akan benar-benar terjadi atau tidak.

"Semuanya bergantung pada tingkat kemarahan dan keagresifan Kekuatan Timur (Amerika Serikat) serta sekutu-sekutu Baratnya," kata Maduro, seperti dilaporkan kembali BBC, Senin (4/2/2019).

"Kami meminta agar jangan ada yang mencampuri urusan dalam negeri kami dan kami menyiapkan diri untuk mempertahankan negara ini," ujarnya lagi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 3.500 Orang, 30.000 Lebih Masih Hilang

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Gempa Venezuela: Kisah Sekuriti Mal Selamat setelah 8 Hari Terkubur di Bawah Gedung 9 Lantai

57 tahun lalu

Tragis! Putra Mantan Miss World Venezuela Ditemukan Meninggal usai 9 Hari Tertimbun Reruntuhan Gempa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal