Presiden Maduro: AS Ikut Campur, Venezuela Bisa Dilanda Perang Sipil

Anton Suhartono
Polisi Venezuela bentrok dengan para pendukung Juan Guaido di Karakas (Foto: AFP)

Dia juga memperingatkan Presiden Donald Trump, tragedi Perang Vietnam bisa terulang lagi jika AS ikut campur.

"Hentikan, hentikan Donald Trump! Anda telah membuat kesalahan yang akan menodai tangan Anda dengan darah dan Anda akan meninggalkan jabatan kepresidenan dengan tangan berlumur darah," katanya.

"Mari kita saling menghormati satu sama lain atau apakah Anda ingin mengulangi sebuah (tragedi) Vietnam di Amerika Latin? tuturnya lagi.

Lebih lanjut Maduro menegaskan tak akan tunduk dengan desakan beberapa negera Eropa, seperti Prancis, Inggris, Jerman, dan Spanyol, yang menuntut digelarnya pemilu. Negara-negara itu mengancam akan mengakui pemerintahan Guaido jika Maduro tak segera menggelar pemilu.

"Kami tak menerima ultimatum dari siapa pun. Itu sama saja seperti saya mengatakan kepada Uni Eropa, 'Saya beri Anda waktu 7 hari untuk mengakui Republik Katalonia, dan jika Anda tidak mau, kami akan melakukan langkah-langkah," katanya.

Dia menegaskan, politik internasional saat ini tidak berlandaskan pada ultimatum. Cara itu disebutnya seperti kembali ke masa kerajaan dan penjajahan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 3.500 Orang, 30.000 Lebih Masih Hilang

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Gempa Venezuela: Kisah Sekuriti Mal Selamat setelah 8 Hari Terkubur di Bawah Gedung 9 Lantai

57 tahun lalu

Tragis! Putra Mantan Miss World Venezuela Ditemukan Meninggal usai 9 Hari Tertimbun Reruntuhan Gempa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal