Presiden Moldova Sebut Pernah Akan Dikudeta Rusia dengan Bantuan Tentara Wagner

Muhammad Fida Ul Haq
Presiden Moldova Maia Sandu menyebut pemerintah Rusia pernah berupaya mengkudeta pemerintahannya (Foto: Reuters)

Sandu menuduh Rusia pada bulan Februari merencanakan kudeta terhadap pemerintah Moldova dengan memanfaatkan protes.

Kementerian Luar Negeri Rusia telah menolak klaim tersebut dan sebelumnya menuduh Moldova melakukan agenda anti-Rusia.

Sejak Sandu terpilih pada 2020, Sandu telah mengecam perang Rusia di Ukraina dan menjadi calon anggota UE.

Prigozhin, yang tentaranya memainkan peran besar dalam menaklukkan sebagian wilayah Ukraina timur bagi Rusia dalam setahun terakhir tewas dalam kecelakaan pesawat dua bulan lalu.

"Rusia akan meningkatkan tekanannya terhadap Moldova," kata Sandu.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pesawat Pengebom Strategis Rusia Tu-95 Jatuh, 6 Kru Tewas

3 hari lalu

Rusia Kembali Bombardir Kiev, Pusat Data hingga Kantor Operator Seluler Terbesar Ukraina Jadi Sasaran 

5 hari lalu

Terungkap! Trump Desak Presiden Ukraina Zelensky Terbang ke Moskow Temui Putin, tapi Ditolak

9 hari lalu

Balas Dendam, Rusia Hancurkan 3 Pabrik Baja Terbesar Ukraina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal