YANGON, iNews.id - Presiden Myanmar U Htin Kyaw mengumumkan pengunduran diri yang tidak diduga-duga, Rabu (21/3/2018).
Dalam pernyataan yang disampaikan melalui akun Facebook presiden, sebagaimana dikutip dari AFP, Htin mengundurkan diri setelah 2 tahun menjabat sebagai presiden.
"Presiden Myanmar U Htin Kyaw mengundurkan diri pada 21 Maret 2018," demikian isi pernyataan.
Disebutkan pula, pengganti Htin akan dipilih dalam beberapa hari mendatang.
Htin mundur di tengah konflik bernuansa SARA di Negara Bagian Rakhine yang menjadikan Myanmar sebagai perhatian dunia.
Myanmar dituding melakukan pelanggaran HAM berat dan terindikasi melakukan pembersihan etnis Rohingya di Rakhine. Sekitar 655.000 Muslim Rohingya mengungsi ke Bangladesh sejak Agustus 2017 terkait kekerasan militer.
Warga Rohingya dibunuh dengan cara sadis, yakni ditembak dan dibakar di dalam rumah. Para perempuan dewasa dan anak-anak juga diperkosa.