Presiden Putin Siagakan Pasukan Nuklir, AS Batal Uji Coba Rudal Balistik Minuteman III

Anton Suhartono
Amerika menunda uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) Minuteman III setelah Presiden Rusia Vladimir Putin menyiagakan pasukan nuklir (Foto: Reuters)

"Kami tidak menganggap keputusan ini dengan enteng, tapi untuk menunjukkan kami merupakan kekuatan nuklir yang bertanggung jawab," ujarnya.

Minuteman III merupakan rudal balistik jarak jauh berkemampuan nuklir yang menjadi bagian penting dari persenjataan strategis AS. Rudal ini memiliki jangkauan lebih dari 9.600 kilometer dan dapat melesat dengan kecepatan 24.000 km per jam.

Sementara itu, Jim Inhofe, anggota Komite Angkatan Bersenjata Senat dari Partai Republik, mengungkapkan kekecewaan atas keputusan Pentagon menunda uji coba Minuteman III. Padahal uji coba tersebut penting guna memastikan sistem pencegat nuklir AS tetap efektif. Meski demikian Pentagon memastikan penundaan itu tidak akan berdampak dengan kesigapan AS dari ancaman nuklir.

Sebelumnya Menlu Rusia Sergei Lavrov ditanya wartawan soal kemungkinan perang nuklir dan menjawab itu sangat tergantung dari AS. Dia pun meminta jurnalis menanyakannya kepada Presiden Joe Biden. 

"Ini harus ditanyakan kepada Presiden Joe Biden. Dia mengatakan, jika mereka tidak memberlakukan sanksi seperti itu, satu-satunya alternatif adalah Perang Dunia III, berpikir dalam kategori seperti itu," kata Lavrov, kepada Al Jazeera.

Lebih lanjut dia menegaskan Ukraina juga memiliki potensi secara teknis dan teknologi untuk membuat senjata nuklir, namun Rusia tidak akan membiarkan itu terjadi.

"Ada potensi teknis dan teknologi. Presiden Vladimir Putin berbicara tentang ini, para ahli kami juga mengomentari kondisi ini. Saya secara bertanggung jawab menegaskan bahwa kami tidak akan membiarkan ini terjadi," katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kasus WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Korbannya Warga Sipil hingga Eks TNI-Polri

1 hari lalu

AS Serang Iran Lagi, Ledakan Terdengar di Pulau Qeshm

1 hari lalu

Iran Janjikan Pembalasan Ganas jika Pejabatnya Terbunuh akibat Serangan AS-Israel

1 hari lalu

Demokrat Bersiap Kuasai DPR-Senat AS, Trump Bakal Nekat Jalankan Pemerintahan Sendiri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal