Presiden Tsai Ing-wen di AS, China-Taiwan Makin Tegang

Umaya Khusniah
Sembilan pesawat China melintasi garis median Selat Taiwan, Jumat (31/3/2023). (Foto: Reuters)

Mereka mengutuknya aksi China dan menyebutnya sebagai tindakan irasional. Sebaliknya, tidak ada tanggapan langsung dari China.

Ketegangan dua pihak meningkat saat Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen berada di Amerika Serikat (AS) dalam perjalanannya ke Amerika Tengah. Dia diperkirakan akan bertemu dengan Ketua DPR AS, Kevin McCarthy di Los Angeles dalam perjalanan kembali ke Taipei pada bulan April nanti. 

Pekan ini, China mengancam akan memberikan pembalasan yang tidak ditentukan jika pertemuan itu tetap dilakukan.

Negeri tirai bambu itu mengadakan latihan perang di sekitar Taiwan pada Agustus lalu setelah kunjungan Ketua DPR AS saat itu, Nancy Pelosi ke Taipei. Setelah itu, China terus melanjutkan kegiatan militernya di dekat Taiwan sejak itu meskipun dalam skala lebih kecil.

China tidak pernah secara resmi mengakui garis median, yang dibuat oleh seorang jenderal AS pada 1954 pada puncak permusuhan Perang Dingin.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Selat Hormuz Tegang, Trump Kirim Utusan ke Qatar: Iran Minta Bertemu

57 tahun lalu

Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS

57 tahun lalu

Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas

57 tahun lalu

Produsen Otomotif China Minta Perlakuan Sama dengan Pabrikan Jepang di Indonesia

57 tahun lalu

Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal