Presiden Tunisia Kais Saied Lolos dari Upaya Peracunan Melalui Surat, Ajudannya Sakit Parah

Anton Suhartono
Kais Saied (Foto: Reuters)

TUNIS, iNews.id - Kantor kepresidenan Tunisia memastikan bubuk yang ditemukan dalam surat yang ditujukan untuk Presiden Kais Saied beracun. Saied belum sempat memegang surat itu, namun sudah dibuka ajudannya.

Kantor presiden menyatakan, Saied menjadi korban percobaan peracunan melalui surat, namun ajudannya yang lebih dulu menerima, mengalami sakit cukup parah.

Pernyataan istana ini mengonfirmasi spekulasi yang beredar soal upaya melukai atau bahkan membunuh presiden.

Dalam pernyataan disebutkan, surat yang diterima pada Senin (25/1/2021) dari pengirim tak dikenal tiba di meja ajudan utama presiden, Nadia Akacha.

"Saat membukanya dia tidak menemukan dokumen apa pun tapi kondisinya langsung memburuk. Dia tiba-tiba merasa lemas, hampir kehilangan pengelihatan, serta sakit kepala," bunyi pernyataan, seperti dikutip dari Associated Press, Jumat (29/1/2021).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
15 hari lalu

Muhadjir Effendy Ungkap Surat Pengalihan Kuota Haji Tambahan Dibuat atas Permintaan Asosiasi Travel

31 hari lalu

Duh, Pria Kelaparan Bunuh Diri di Depan Restoran karena Tak Diberi Makanan

2 bulan lalu

Menteri PU Bantah Mutasi Pejabat gegara Surat Perjalanan Bocor: Pegawai Gue 38.600, Masa Nggak Boleh?

4 bulan lalu

Anak Kelas 5 SD Surati Presiden Prabowo: Terima Kasih atas MBG, Saya Senang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal