Presiden Ukraina Zelensky Merasa Ditinggal dan Dibiarkan Sendiri Hadapi Serangan Rusia, Kemana NATO?

Umaya Khusniah
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky merasa negaranya telah ditinggalkan dan dibiarkan sendiri menghadapi serangan Rusia. (Foto: Reuters)

Dia mengakhiri pidatonya dengan mengatakan, nasib negara sepenuhnya bergantung pada tentara, pasukan keamanan, semua pihakyang membela Ukraina.

Sebelumnya, dia men-tweet 'Rusia telah memulai kejahatan, tetapi Ukraina membela diri dan tidak akan melepaskan kebebasannya'. 

Rudal-rudal Rusia menghantam ibu kota Ukraina, Kiev. Pasukan Kremlin terus mendekat ke Kiev saat Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky meminta dunia internasional berbuat lebih banyak untuk menghentikan Rusia. 

Zelensky mengatakan, dia tahu pasukan Rusia akan datang untuknya. Dia bersumpah untuk tetap tinggal di Kiev termasuk keluarganya.

"(Musuh) telah menandai saya sebagai target nomor satu. Keluarga saya, target nomor dua. Mereka ingin menghancurkan Ukraina secara politik dengan menghancurkan kepala negara. Saya akan tinggal di ibu kota. Keluarga saya juga di Ukraina," kata Zelensky dalam pesan video.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Rusia Kembali Bombardir Kiev, Pusat Data hingga Kantor Operator Seluler Terbesar Ukraina Jadi Sasaran 

4 hari lalu

Terungkap! Trump Desak Presiden Ukraina Zelensky Terbang ke Moskow Temui Putin, tapi Ditolak

8 hari lalu

Balas Dendam, Rusia Hancurkan 3 Pabrik Baja Terbesar Ukraina

8 hari lalu

Menlu Rusia Sebut Ukraina Bakal Rekrut Perempuan untuk Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal