Presiden Ukraina Zelensky Merasa Ditinggal dan Dibiarkan Sendiri Hadapi Serangan Rusia, Kemana NATO?

Umaya Khusniah
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky merasa negaranya telah ditinggalkan dan dibiarkan sendiri menghadapi serangan Rusia. (Foto: Reuters)

Dia mengakhiri pidatonya dengan mengatakan, nasib negara sepenuhnya bergantung pada tentara, pasukan keamanan, semua pihakyang membela Ukraina.

Sebelumnya, dia men-tweet 'Rusia telah memulai kejahatan, tetapi Ukraina membela diri dan tidak akan melepaskan kebebasannya'. 

Rudal-rudal Rusia menghantam ibu kota Ukraina, Kiev. Pasukan Kremlin terus mendekat ke Kiev saat Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky meminta dunia internasional berbuat lebih banyak untuk menghentikan Rusia. 

Zelensky mengatakan, dia tahu pasukan Rusia akan datang untuknya. Dia bersumpah untuk tetap tinggal di Kiev termasuk keluarganya.

"(Musuh) telah menandai saya sebagai target nomor satu. Keluarga saya, target nomor dua. Mereka ingin menghancurkan Ukraina secara politik dengan menghancurkan kepala negara. Saya akan tinggal di ibu kota. Keluarga saya juga di Ukraina," kata Zelensky dalam pesan video.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
21 jam lalu

Rusia Ancam Serang Kiev saat Peringatan Berakhirnya PD II, Minta Diplomat Asing Mengungsi

Internasional
1 hari lalu

Ukraina Umumkan Gencatan Senjata Victory Day 5-6 Mei, Rusia Pilih Berbeda

Nasional
3 hari lalu

Bahlil Bagikan Kabar Baik, Minyak Rusia Sebentar lagi Masuk Indonesia

Internasional
5 hari lalu

Rusia Sebut Perang Lawan Ukraina dan Negara Barat soal Eksistensi: Eropa Ingin Kami Hancur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal