Pria di Florida Sulap Kulit Ular Sanca dan Iguana Jadi Masker Corona

Ahmad Islamy Jamil
Proses pembuatan masker dari kulit ular sanca oleh perajin asal Florida, AS, Brian Wood. (Foto-foto: AFP)

Beberapa dari ular bernama latin Python bivittatus memiliki panjang mencapai 5,5 hingga 6 meter. Mereka memangsa hampir semua hewan berukuran kecil hingga sedang, mulai dari tikus sampai rusa.

Ular itu mulanya diperkenalkan ke Florida sebagai hewan peliharaan eksotis menjelang akhir abad ke-20 dan dilepaskan ke Everglades. Sayangnya, di lingkungan itu mereka tidak memiliki predator, sehingga populasi ular sanca di kawasan itu meledak dan tak terkendali.

Brian Wood sedang membuat masker berbahan kulit ular sanca di bengkel seninya.

Komisi Konservasi Ikan dan Satwa Liar Florida memberikan hadiah kepada para pemburu yang berhasil menangkap ular-ular itu.

Sementara, iguana kemungkinan juga didatangkan ke Florida sebagai hewan peliharaan sebelum dilepaskan ke alam liar, tempat mereka berkembang biak dengan subur di iklim yang nyaman.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Airlangga Bantah Kesepakatan Tarif AS Disetujui usai RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Internasional
1 hari lalu

Trump Ancam Iran Lagi, Negosiasi Buntu Berarti Serangan Jilid 2

Internasional
1 hari lalu

Presiden Pezeshkian: Iran Tak Akan Tunduk kepada AS

Internasional
1 hari lalu

Iran Sebut Israel Berusaha Gagalkan Negosiasi Nuklir dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal