Pria Ini Temani Ayah Berjuang Lawan Corona selama 34 Hari di Rumah Sakit

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi pasien Covid-19. (Foto: Istimewa)

“Kali ini, memungkinkan kami untuk saling mengenal lebih baik,” kata Juan Antonio kepada stasiun radio Cadena Ser yang mengudara di Kota Coslada.

Juru bicara rumah sakit menyatakan, mengizinkan anak laki-laki itu tetap tinggal di samping ayahnya adalah sebuah pengecualian. Pasalnya, sesuai peraturan rumah sakit, anggota keluarga yang sehat tidak boleh berlama-lama di dekat pasien.

“Jika (kondisi) seorang pasien sangat buruk dan kami melihatnya hanya memiliki (peluang untuk hidup) beberapa hari atau keadaannya semakin memburuk, kami mengizinkan anggota keluarga yang sudah mengenakan alat pelindung diri menghabiskan 15 menit di ruangan itu, didampingi seorang psikolog di sisi mereka setiap saat,” ucapnya.

Setelah Amerika Serikat dan Italia, Spanyol adalah negara yang paling terpukul akibat wabah Covid-19. Sampai hari ini, sedikitnya sudah 24.275 orang di negeri matador meninggal dunia karena virus asal China itu. Sementara, jumlah keseluruhan pasien corona di Spanyol hingga saat ini mencapai 236.899 orang.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Aksi Heroik Nenek Juru Parkir di Brebes Gagalkan Perampokan Rp3,6 Miliar

57 tahun lalu

Profil Cape Verde, Negara Berpenduduk 550.000 Jiwa yang Bikin Repot Juara Piala Dunia 2010

57 tahun lalu

Kakek 70 Tahun di PIK Hendak Diculik gegara Tak Restui Hubungan Pelaku dan Anaknya

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Coba Culik Kakek 70 Tahun di PIK Jakut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal