Pria Kulit Hitam Tewas di Tangan Petugas Keamanan, Picu Bentrokan dan Pembakaran di Brasil

Arif Budiwinarto
Demonstran di Brasil membakar benda di tengah jalan dalam aksi demo yang berujung ricuh pasca-tewasnya seorang pria kulit hitam di tangan petugas keamanan. (foto: Reuters)

Warga kulit hitam tiga kali lebih mungkin jadi korban pembunuhan

Di Brasil, tanggal 20 November diperingati sebagai Hari Kesadaran Kulit Hitam.

Orang Brasil suka menganggap negara mereka sebagai 'demokrasi rasial' yang harmonis dan Presiden sayap kanan Jair Bolsonaro menyangkal adanya rasisme. Tetapi pengaruh perbudakan, yang dihapuskan pada tahun 1899, masih terlihat.

Berdasarkan data pemerintah tahun 2019, orang kulit hitam Brasil tiga kali lebih mungkin menjadi korban pembunuhan.

"Budaya kebencian dan rasisme perlu diperangi pada sumbernya dan seluruh bobot hukum harus digunakan untuk menghukum mereka yang mempromosikan kebencian dan rasisme," tulis Rodrigo Maia, ketua majelis rendah Kongres Brasil, dalam sebuah tweet.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
4 hari lalu

Polisi Tangkap Pemilik Akun Pemukiman Setan gegara Posting Cara Bikin Bom Molotov

4 hari lalu

GRIB Jaya Tegaskan Tak Terlibat Kematian Bambang Pedagang Cermin: Kami Tak Sampai Pejompongan

6 hari lalu

Fatur Pelajar Korban Kericuhan Pejompongan Dirawat di RSUD Tarakan, Banyak Luka Lebam

6 hari lalu

Pelaku Kerusuhan Demo 27 Agustus Dibagi Jadi 6 Klaster, Ini Perannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal