Dalam hal dosis, 600 unit internasional (IU) adalah jumlah yang direkomendasikan untuk kebanyakan orang dewasa. Jika mengonsumsinya 60.000 IU atau lebih per hari selama beberapa bulan, dapat menyebabkan overdosis, menurut Mayo Clinic.
Mitchener pertama kali datang ke rumah sakit karena hiperkalsemia, atau jumlah kalsium yang tinggi dalam tubuhnya. Menurut Mayo Clinic, hal ini biasanya disebabkan oleh tingginya kadar vitamin D.
Kelebihan D bukan satu-satunya penyebab kematian. Dokter pemeriksa juga melihat adanya gagal jantung kongestif, gagal ginjal kronis, hiperkalsemia, dan penyakit jantung iskemik ketika darah tidak lagi mengalir secara efisien ke organ. Namun, karena tingginya konsentrasi vitamin D yang ditemukan, dokter koroner memperingatkan bahwa suplemen vitamin berpotensi menimbulkan risiko dan efek samping yang sangat serius jika dikonsumsi secara berlebihan.
“Persyaratan pelabelan makanan saat ini tidak mengharuskan risiko dan efek samping ini dituliskan pada kemasannya. Tidak adanya peringatan dan panduan yang tepat mengenai dosis,” ucap Stevens.
Di Amerika Serikat, Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) telah menekan sektor farmasi untuk menampilkan suplemen yang berpotensi berbahaya dan memiliki rasa yang tidak terlalu mirip permen untuk mencegah asupan berlebihan.