Pria Nyamar Jadi Perempuan Pakai Burka, Ikut Turnamen Catur Wanita demi Uang

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi perempuan dengan busana burka. (Foto: Pixabay)

Selain itu, alas kaki yang dikenakan Omondi saat mengikuti turnamen juga terlihat janggal di mata panitia. Ditambah lagi, Omondi tidak pernah berbicara sebarang patah kata pun selama berjalannya pertandingan. Hal itu semakin menambah kekhawatiran panitia.

“Dia memakai sepatu yang lebih maskulin, alih-alih feminin. Kami juga memperhatikan dia tidak berbicara, bahkan ketika dia datang untuk mengambil tanda pesertanya, dia tidak dapat berbicara,” kata Wanjala.

“Padahal biasanya, ketika orang-orang bermain, mereka berbicara dengan lawan mainnya, karena bermain catur bukanlah perang, melainkan persahabatan,” ucapnya lagi.

Panitia mulanya ragu-ragu untuk mengeluarkan Omondi lebih awal, karena takut akan dituduh mendiskriminasi perempuan Muslimah dalam kompetisi itu. Namun, mereka akhirnya berani mengambil sikap tegas terhadap “pemain aneh” itu pada putaran keempat turnamen. 

“Saat dia maju, setelah dia memenangkan pertandingan melawan pemain yang sangat kuat dan kami memanggilnya. Tapi dia tidak terkejut,” kata Wanjala.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 hari lalu

Duh, 10 Ekor Singa Mati Diracuni

2 bulan lalu

Resmi Dilantik, PB Percasi Bawa Catur Masuk Sekolah demi Lahirkan Banyak Grandmaster Baru

3 bulan lalu

Seskab Teddy Gelar Kompetisi Gagasan Setkab Gengs, Cari Solusi Konkret untuk Dukung Asta Cita

4 bulan lalu

Asrama Sekolah Terbakar, 15 Siswi SMA Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal