Pria Palestina Ancam Ledakkan Rumah saat Akan Digusur Tentara Israel

Anton Suhartono
Mahmoud Salhiyeh berdiri di atap rumah bersama anggota keluarga dan beberapa tabung gas (Foto: Reuters)

Jalan-jalan di area itu ditutup. Lokasi rumah Salhiyeh hanya sekitar 1 kilometer dari tembok Kota Tua Yerusalem.

Pemerintah Kota Yerusalem ingin merebut tanah Salhiyeh serta warga Palestina lainnya untuk membangun sekolah. Israel mengklaim sebagai pemilik tanah itu serta wilayah Yerusalem Timur lainnya dalan pencaplokan usai menang dalam perang Arab-Israel 1967. Pengadilan Israel memutuskan mendukung penggusuran tersebut.

Kawasan Sheikh Jarrah merupakan area dengan rumah berdinding batu, kompleks kantor konsulat, dan hotel mewah. Daerah itu menjadi simbol perlawanan bagi warga Palestina atas penggusuran oleh Israel di Yerusalem Timur.

Menteri Keamanan Dalam Negeri Israel Omer Bar Lev mengatakan, pengadilan memutuskan kasus tersebut bahwa rumah Salhiyeh ilegal.

Sementara itu Konsulat Inggris di Yerusalem Timur, berlokasi di seberang rumah Salhiyeh, menentang rencana penggusuran oleh Israel. Konsul Jenderal Diane Corner dalam cuitannya bahkan mengatakan, dia bersama diplomat lain menjadi saksi atas penggusuran yang sedang berlangsung.

Penggusuran di wilayah pendudukan, kecuali keadaan yang paling luar biasa, bertentangan dengan hukum humaniter internasional. Dia mendesak pemerintah Israel menghentikan praktik-praktik semacam itu yang hanya menambah ketegangan di lapangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
16 jam lalu

Ruang Bermain Jadi Oase bagi Anak-Anak Pengungsi Palestina di Mesir, Ini Kisahnya

24 jam lalu

Keji! Israel Lukai-Bunuh Warga Palestina Tiap 90 Menit sejak Gencatan Senjata Gaza

2 hari lalu

Kronologi Ledakan Tabung Oksigen di Kelapa Gading Tewaskan 1 Orang, Terjadi saat Pengisian

2 hari lalu

81 Pesawat Militer AS Rusak dan Hancur Selama Perang Melawan Iran, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal