Pria Palestina yang Ditembak Mati Israel Relawan Dokter Lintas Batas

Anton Suhartono
(Foto: AFP)

Dalam keterangannya, organisasi yang berkantor pusat di Jenewa, Swiss, itu mengakui ada relawannya yang tewas akibat ditembak Israel. Namun organisasi belum bisa memberikan keterangan lebih terperinci karena masih menyelidikinya.

"Dokter Lintas Batas masih memverifikasi dan mencari tahu mengenai insiden yang sangat serius ini, sehingga belum bisa berkomentar lebih lanjut saat ini," bunyi pernyataan.

Dokter Lintas Batas mengoperasikan tiga pusat trauma dan klinik luka bakar di Gaza.

Pihak berwenang di Gaza belum mengetahui perihal tewasnya Hani dengan alasan tidak mendapatkan jasadnya. Jenazah Hani langsung dibawa militer Israel saat kejadian dan hingga saat ini belum dikembalikan ke keluarga.

Selain itu, faksi-faksi bersenjata di Gaza, termasuk Hamas, menyatakan Hani bukan anggotanya.

Sementara itu, saudara Hani, Osama, mengatakan di akun Facebook, korban merupakan martir perjuangan. Hani diketahui berusia 28 tahun dn sudah menikah. Menurut Osama, Hani membeli sendiri senjatanya dan penyerangan itu murni aksinya sendiri tidak mewakili pihak manapun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

57 tahun lalu

Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran

57 tahun lalu

Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal