Theeraphon menambahkan, Mongkol membantah melakukan pelanggaran dan masih akan mengajukan banding atas vonisnya ke Mahkamah Agung.
Undang-undang lese majeste di Thailand, salah satu yang paling kejam di dunia, melindungi istana dari kritikan dengan menjatuhkan hukuman penjara maksimal 15 tahun untuk setiap dakwaan. UU itu dikecam oleh kelompok hak asasi manusia (HAM) internasional karena memuat hukuman yang ekstrem.
Rekor hukuman lese majeste sebelumnya terjadi pada 2021, yakni Anchan Preelert, seorang pensiunan PNS yang dijatuhi hukuman penjara 87 tahun atas 29 dakwaan menghina kerajaan. Namun hukumannya dipangkas menjadi 43 tahun karena mengakui kesalahannya.