Profil Presiden Haiti yang Tewas Dibunuh, Pengusaha Perkebunan Pisang yang Terjun ke Politik

Umaya Khusniah
Presiden Haiti, Jovenel Moïse. (Foto: Reuters)

Dia juga menyatakan dukungan untuk kebijakan yang ditempuh oleh Martelly. Di antaranya pendidikan universal dan perawatan kesehatan, reformasi energi, supremasi hukum, penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan, perlindungan lingkungan, dan pengembangan Haiti sebagai tujuan ekowisata dan agriwisata.

Pada putaran pertama pemilu 15 Oktober 2015, Moise meraup suara sebanyak 32,8 persen. Dia pun dinyatakan lolos ke putaran kedua. 

Sedangakan, exit poll yang dilakukan oleh Haiti Sentinel menunjukkan Moise hanya menerima enam persen suara. Akhirnya, banyak pengamat menyebut hasil pemilu tersebut curang. 

Akibatnya, ribuan orang turun ke jalan dalam protes kekerasan, memaksa penundaan pemilihan putaran kedua. Pemilu putaran kedua yang awalnya akan digelar pada Juni 2016 pun akhirnya dibatalkan. 

Pemilu akhirnya diulang pada November 2016. Dalam pemilu tersebut, Moise justru menduduki urutan pertama dengan jumlah suara sebanyak 55,67 persen. 

Dengan perolehan jumlah suara tersebut, sekaligus meniadakan pemilu putaran kedua. Jovenel Moise pun dilantik pada 7 Februari 2017 untuk masa jabatan lima tahun. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
11 hari lalu

Pengemudi Ojol Tewas usai Kecelakaan Tunggal di Patung Kuda Jakpus

18 hari lalu

Purbaya Beri Sinyal Pajak Marketplace Berlaku Mulai Juli 2026

19 hari lalu

Pesawat Pengangkut Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas

27 hari lalu

Duel Maut Remaja di Cilincing Jakut Dipicu Saling Ejek di Medsos, 1 Tewas Dibacok

1 bulan lalu

Tragis! Oliver Tree Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Brasil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal