Siti Hasmah juga membawa isu kesehatan dan perempuan Malaysia ke tingkat internasional. Dia pernah menghadiri berbagai konferensi internasional yang membahas penyalahgunaan narkoba, kesehatan keluarga, serta pemberdayaan perempuan pedesaan.
Atas pengabdiannya selama puluhan tahun, Siti Hasmah menerima sejumlah penghargaan dan gelar kehormatan.
Di antaranya Kazue McLaren Award dari Asia Pacific Consortium for Public Health pada 1988. Dia juga menerima gelar doktor kehormatan dari Universiti Kebangsaan Malaysia, Royal College of Physicians Ireland, Indiana University Bloomington, hingga University of Victoria di Kanada.
Siti Hasmah juga menuangkan perjalanan hidupnya dalam buku berjudul My Name is Hasmah.
Siti Hasmah meninggal dunia pada Senin (28/9/2026). Laporan Free Malaysia Today menyebut dia meninggal di Institut Jantung Negara pada usia 100 tahun.
Kepergiannya menutup perjalanan panjang seorang dokter yang tidak hanya dikenal sebagai pendamping Mahathir Mohamad, tetapi juga memiliki rekam jejak dalam pelayanan kesehatan masyarakat dan berbagai kegiatan sosial di Malaysia.