Profil Yoav Gallant, Menhan Israel yang Dipecat PM Netanyahu gegara Membangkang

Ajeng Wirachmi
Yoav Gallant (Foto: Reuters)

Mengikuti jejak ayahnya, Yoav Gallant turut terjun ke dunia militer dan memulai kariernya pada 1977 di komando Angkatan Laut. Sekitar 6 tahun setelahnya, dia pindah ke Alaska, Amerika Serikat, dan bekerja sebagai penebang pohon. 

Beberapa tahun kemudian, Gallant kembali ke Angkatan Laut dan ditempatkan di kapal rudal serta mendapat posisi sebagai Wakil Komandan INS Keshet. 

Gallant memperoleh gelar sarjana di bidang manajemen bisnis dan keuangan University of Haifa. Pada 1992, dia pindah ke Angkatan Darat dan bertugas di komando Brigade Menashe (Jenin) setahun setelahnya. Kariernya di Angkatan Darat meningkat pesat. 

Gallant ditunjuk sebagai Kepala Staf Markas Besar Angkatan Darat GOC pada 2001. Di tahun 2002, dia menerima kenaikan pangkat menjadi Mayor Jenderal dan didapuk sebagai Sekretaris Militer Perdana Menteri. 

Selanjutnya, dia memerintahkan Operasi Cast Lead dan melawan pejuang Hamas di Jalur Gaza pada 2005. Gallant juga diangkat sebagai komandan Komando Selatan. Keberhasilannya dalam operasi tersebut mendapat apresiasi dari banyak pihak dan membuat nama Gallant semakin melambung, hingga dijadikan kandidat Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Gallant bergabung dengan partai baru Kulanu pada 2015 yang kemudian dipercaya menjadi Menteri Konstruksi dan Pembangunan periode 2015-2019. 

Setelahnya, Gallant menduduki posisi sebagai Menteri Aliyah dan Integrasi (2019-2020) dan Menteri Pendidikan (2020-2021). Terakhir, Gallant diangkat sebagai Menteri Pertahanan pada 2022 di kabinet koalisi ekstrem kanan Yahudi yang dipimpin Netanyahu. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 jam lalu

Israel Ingin Usir Seluruh Warga Gaza, Menhan Katz: Tak Ada Solusi Lain

20 jam lalu

Netanyahu Diam-Diam Masuki Gaza, Bersumpah Tak Akan Tarik Pasukan Israel

2 hari lalu

Israel Siapkan Rencana Usir Seluruh Warga Gaza, Tunggu Restu AS

2 hari lalu

Timur Tengah Memanas, Kedubes dan Perusahaan AS Jadi Target Serangan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal