Profil Yoav Gallant, Menhan Israel yang Dipecat PM Netanyahu gegara Membangkang

Ajeng Wirachmi
Yoav Gallant (Foto: Reuters)

Gallant ditunjuk sebagai Kepala Staf Markas Besar Angkatan Darat GOC pada 2001. Di tahun 2002, dia menerima kenaikan pangkat menjadi Mayor Jenderal dan didapuk sebagai Sekretaris Militer Perdana Menteri. 

Selanjutnya, dia memerintahkan Operasi Cast Lead dan melawan pejuang Hamas di Jalur Gaza pada 2005. Gallant juga diangkat sebagai komandan Komando Selatan. Keberhasilannya dalam operasi tersebut mendapat apresiasi dari banyak pihak dan membuat nama Gallant semakin melambung, hingga dijadikan kandidat Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Gallant bergabung dengan partai baru Kulanu pada 2015 yang kemudian dipercaya menjadi Menteri Konstruksi dan Pembangunan periode 2015-2019. 

Setelahnya, Gallant menduduki posisi sebagai Menteri Aliyah dan Integrasi (2019-2020) dan Menteri Pendidikan (2020-2021). Terakhir, Gallant diangkat sebagai Menteri Pertahanan pada 2022 di kabinet koalisi ekstrem kanan Yahudi yang dipimpin Netanyahu. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Perang 20 Hari, Israel Bakar Uang Rp5,4 Triliun per Hari Lawan Iran

Internasional
1 hari lalu

Iran Ingatkan Israel! Pembalasan Bakal Makin Brutal jika Fasilitas Energinya Diserang Lagi

Internasional
1 hari lalu

Fantastis! Israel Habiskan Rp100 Triliun Lebih untuk Perang 20 Hari Lawan Iran

Internasional
1 hari lalu

Satu per Satu Pejabat Iran Dibunuh Israel, Presiden Pezeshkian: Rezim Zionis Teroris!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal