Properti Dirusak Beruang dan Serigala, Peternak Eropa Dapat Ganti Rugi

Nathania Riris Michico
Populasi serigala kembali meningkat di Jerman dan Prancis dalam beberapa tahun terakhir. (Foto: Getty Images)

Pembela hak hewan pun menyambut baik peraturan baru ini.

"Peraturan ini menghilangkan alasan pembunuhan hewan sebagai tindakan pencegahan," ujar Jo Swabe, dari Humane Society International.

"Kami harap ini bisa membuat perbedaan di lapangan."

Di sisi lain, Pemerintah Jerman dan Prancis mendapat banyak tekanan dari masyarakat yang menuntut perizinan pembunuhan serigala untuk melindungi ternak. Sebagian khawatir serigala bisa menyerang manusia.

"Pada dasarnya ada saja politisi menjengkelkan yang mengatakan kita perlu memiliki opsi (pembunuhan) ini karena bisa jadi ada anak yang diserang (serigala)," kata Swabe.

"Tapi, jika Anda melihat tingkah laku serigala, tidak mungkin mereka akan menyerang anak kecil. Mereka lebih takut pada manusia, dibanding manusia takut pada mereka."

Meskipun Uni Eropa menetapkan peraturan kompensasi bagi peternak untuk mengurangi tindakan pembunuhan pada hewan, pemerintah tidak serta-merta membayar jika terjadi kerusakan yang disebabkan oleh hewan buas.

Pakar menyebut, di Rumania, contohnya, biaya penggantian kerusakan akibat hewan liar masih ditunda.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
25 hari lalu

Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk Negara Eropa yang Pajaki Raksasa Teknologi AS

28 hari lalu

Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa

30 hari lalu

Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?

1 bulan lalu

Diteror Beruang, Kota di Jepang Ini Lumpuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal