Prosesi Naik-Turun Takhta: 3 Harta Karun Misterius Kekaisaran Jepang

Nathania Riris Michico
Ketiga harta karun digunakan dalam upacara kenaikan takhta, tapi tidak pernah diperlihatkan. (FOTO: AFP/GETTY IMAGES)

TOKYO, iNews.id - Putra Mahkota Naruhito secara resmi naik takhta menjadi kaisar baru Jepang pada Rabu (1/5), setelah ayahnya Kaisar Akihito turun takhta sehari sebelumnya.

Prosesi turun dan naik takhta melibatkan upacara Shinto yang sangat simbolis, yang berpusat pada tiga benda –cermin, pedang, dan permata– dikenal sebagai Harta Karun Kekaisaran.

Kenji-to-Shokei-no-gi- atau Upacara untuk Mewarisi Harta Karun Kekaisaran -dimulai pukul 10.15 waktu setempat, atau sekitar pukul 08.15 WIB.

Para bangsawan perempuan tidak diizinkan berada di sana, sehingga Permaisuri Masako, istri Kaisar Naruhito, tidak hadir.

Naruhito (59) hadir dengan dua benda -replika pedang dan permata- yang diturunkan dari generasi ke generasi kaisar dan dipandang sebagai simbol kekuatan kekaisaran.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Gila Kerja, PM Jepang Sanae Takaichi Ngeluh Kurang Tidur

Nasional
17 jam lalu

LPOI Gaungkan Solusi Spiritual saat Dialog Perdamaian di Jepang

Internasional
4 hari lalu

Jepang Berpotensi Diguncang Gempa Magnitudo 8 hingga 27 April, Warga Diminta Waspada

Internasional
4 hari lalu

Awas! Jepang Keluarkan Peringatan Potensi Gempa Dahsyat Pasca-Guncangan M7,4

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal